Panduan Memilih Rumah Bekas Atau Baru

Bingung mau beli rumah bekas atau baru? Berikut ini tips membeli rumah bekas atau baru. Anda akan dihadapkan pada dua pilihan saat hendak membeli rumah. Mau beli rumah baru atau bekas? Masing-masing dari kedua pilihan itu memiliki konsekuensi yang berbeda. Yang paling terasa adalah harga  jualnya.  Kemudian, seperti halnya pada barang baru dan bekas lainnya, ada kelebihan dan kekurangan yang harus anda pertimbangkan.

transport jauh dari rumah
transport jauh dari rumah
biaya renovasi
biaya renovasi
mau beli rumah
mau beli rumah

Profesi dan pengetahuan anda tentang dunia rancang bangun juga akan berpengaruh pada pengambilan keputusan ini. Jika anda mengetahui seluk-beluk dalam mendesain dan membangun rumah, membeli rumah bekas tidak menjadi masalah; anda bisa mengembangkannya nanti. Tapi jika anda tidak ingin dibuat repot dengan urusan yang berkaitan dengan perawatan rumah, beli saja yang baru.

transport jauh dari rumah
transport jauh dari rumah
mau beli rumah
mau beli rumah
biaya renovasi
biaya renovasi

Tapi secara umum ada beberapa hal yang harus anda pahami terlebih dahulu. Tidak peduli apa profesi anda, jika anda bisa melihat peluang yang baik dan itu menguntungkan, keputusan anda akan lebih bijak. Berikut ini adalah hal yang harus anda pertimbangkan sebelum membeli rumah.

PERTIMBANGKAN BIAYA RENOVASI

Seperti halnya barang second pada umumnya, sebuah rumah bekas bisa saja memiliki kecacatan. Anda perlu melakukan beberapa renovasi agar kondisi rumah bisa kembali optimal. Inginnya tentu tinggal di tempat yang baru dengan suasana yang baru pula.

Coba anda bandingkan antara harga rumah baru dengan harga rumah bekas yang ditambahkan dengan biaya renovasi. Jika total biaya renovasi dan harga rumah bekas ternyata bisa lebih murah, tentu anda boleh memutuskan untuk membeli rumah bekas.

Tapi renovasi rumah juga bukan hal yang menyenangkan. Anda harus tinggal dengan tumpukan material, debu, bising dan  kotor. Jika anda pernah merenovasi rumah pasti mengerti situasi ini. Anda yang  tidak ingin repot dan ingin bisa langsung menempati rumah, ya beli saja yang baru. Atau anda bisa saja tetap membeli rumah bekas jika kerusakan yang ada tidak terlalu berarti dan anda masih bisa merasa  nyaman untuk tinggal didalamnya. Suatu saat, jika dana sudah terkumpul, anda bisa memperbaikinya.

PERHATIKAN MASALAH LOKASI  DAN AKSES TRANSPORTASI

Saat ini sudah jarang dibuka komplek perumahan baru di daerah pusat kota, khususnya di kota-kota besar seperti Jakarta. Harga lahan di daerah pusat kota terlalu tinggi. Jika dibuat perumahan untuk kalangan kelas menengah akan sulit terjangkau. Hunian yang banyak dibangun adalah apartemen untuk kalangan atas.

Perumahan untuk kalangan menengah lebih banyak dibangun di daerah pinggiran kota. Harga tanah lebih terjangkau sehingga peluang pasar lebih besar. Tapi sayangnya, tidak semua tempat di pinggiran bisa diakses oleh angkutan umum. Fasilitas umum juga mungkin masih terbatas.  Meskipun begitu, seiring berjalannya waktu jaringan insfrastruktur akan meningkat apabila suatu daerah sudah dihuni banyak orang.

Itulah yang harus menjadi pertimbangan anda  ketika membeli rumah baru di daerah pinggiran kota. Akses transpiortasinya kurang bagus. Mungkin akan jauh dari tempat anda bekerja dan sekolah anak-anak. Anda harus punya kendaraan sendiri untuk mobilisasi.  Sebaliknya, jika anda mencari rumah bekas, mungkin masih bisa banyak ditemukan di daerah perkotaan. Tapi tentu saja, harganya pasti lebih mahal.

BACA JUGA: Cara menjual Rumah Second dengan Harga Bagus

APAKAH HARGANYA MASIH SESUAI DI KANTONG

Anda tidak mungkin menawar harga rumah baru yang sudah tertera di brosur. Sebaliknya anda masih bisa bernegoisasi soal harga pada pemilik rumah lama. Agar bisa menentukan harga yang bagus, anda harus tahu berapa harga pasaran rumah bekas saat ini. Faktor lokasi tentu berpengaruh. Jangan sampai karena masih bisa nego, penjual rumah mematok harga yang terlalu tinggi tanpa anda sadari.

PERHATIKAN KONDISI RUMAH DENGAN DETAIL

Satu lagi faktor yang harus anda perhatikan dalam membeli rumah bekas adalah kondisi rumah dengan sedetail-detailnya. Kita memang tidak bisa berharap bahwa rumah bekas akan berada dalam keadaan prima seperti rumah baru. Tapi setidaknya anda harus dapat menilai apakah nilai jual yang lebih murah juga sepadan dengan kondisi fisiknya. Apakah layout ruangnya sudah bagus? Bagaimana dengan sistem sirkulasi udara dan pencahayaannya? Anda perlu mempertimbangkan hal ini.

Sedangkan pada rumah baru, biasanya faktor-faktor penting diatas sudah dipersiapkan dengan baik. Pihak perencana tentu sudah memperhitungkan sisi kekuatan dan kenyamanan pada bangunan baru. Dan sekali lagi, karena semuanya sudah siap biasanya lebih mahal. Jadi pada akhirnya, anda sendiri yang akan memutuskan setelah melewati beberapa pertimbangan di atas.

Itulah tips panduan dalam memilih apakah hendak membeli rumah baru atau bekas. Semoga bermanfaat.

Artikel ini tentang:

dodo besi, cara desain ruangan kamar terbalik dengan cat, Cara membuat rumah adat toraja dengan styrofom, cat pintu keramik

loading...