Tips Merawat Taman Vertikal Dengan Mudah

Merawat Taman Vertikal  ~ Taman vertikal merupakan salah satu jenis taman yang dibuat dan dipelihara secara  tegak dengan memanfaatkan bidang vertikal yang ada. Selain dengan menempelkannya pada dinding, tanaman yang ada di taman vertikal juga biasanya di tanam dengan cara mengikatnya pada tongkat dan rak kayu. Keuntungan membuat taman dengan teknik vertikal ini bisa dimaksimalkan dengan bidang yang dimiliki, memudahkan perawatan tanaman dan mampu menghemat lahan. Karena hanya membutuhkan sedikit bidang, taman vertikal ini juga menjadi salah satu solusi efektif untuk kamu yang ingin berkebun dengan lahan terbatas.

Tips Merawat Taman Vertikal
Tips Merawat Taman Vertikal

Tips merawat taman vertikal

Tips Merawat Taman Vertikal
Tips Merawat Taman Vertikal

Pada dasarnya, taman vertikal dapat dihadirkan pada lingkungan indoor, pagar, outdoor dan carport. Adanya suatu tanaman yang menyelimuti dinding membuatnya lebih terkesan alami. Bahkan dengan cara membuat lukisan dinding yang hidup. Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah pentingnya untuk memelihara tanaman yang di pelihara di lingkungan yang berbeda yang mengharuskan perlakukan yang berbeda pula. Berikut ini beberapa tips merawat taman vertikal.

Sabar, menjadi salah satu kunci dasar untuk membuat taman vertikal ini. Hal ini dikarenakan, untuk dapat membuat taman vertikal ini kamu dituntut untuk bisa mengembangbiakkan tanaman mulai dari biji agar tanaman yang dijadikan taman vertikal tersebut mampu beradaptasi dengan baik. Dengan cara menanamnya dari awal, hal ini dapat membuat akar tanaman menjadi berkembang secara kuat dan tidak mudah jatuh. Bandingkan dengan cara memelihara tanaman hias secara horisontal yang memungkinkan kamu untuk menanam tumbuhan yang berukuran besar sekalipun.

Sebagai media tanam, sebaiknya kamu bisa menggunakan tanah kompos khusus yang sudah kamu persiapkan untuk membuat taman vertikal. Biasanya tanah yang digunakan adalah tanah yang agak liat sehingga dengan begini akan mampu lebih kuat dengan dinding. Kamu bisa memberikan pupuk kompos secukupnya, hal ini bertujuan agar media tanam mengandung nutrisi yang tinggi.

Agar dapat mempermudah perawatan tanaman, khususnya untuk mencukupi kebutuhan air. Sebaiknya kamu bisa memasang pompa air otomatis. Kamu bisa mengatur sistem pompa air tersebut agar dapat menyiram tanaman dengan durasi waktu tertentu. Metode ini juga memungkinkan penggunaan air yang tentunya lebih hemat. Namun, jika kamu memilih untuk menyiram taman vertikal secara manual, sebaiknya kamu lakukan dengan hati – hati. Kondisi media tanam yang miring membaut tanaman rawan mengalami longsor. Jika penyiraman dilakukan terlalu kuat, hal ini bukan tidak mungkin dapat merusak tatanan tanaman.

Tips merawat taman vertikal terakhir, pilihlah tanaman hias yang cocok untuk dipelihara dengan metode taman vertikal. Beberapa tanaman yang dikategorikan untuk taman vertikal, biasanya memiliki batang yang relatif kecil, tumbuh secara merambat dan memiliki sistem perakaran serabut. Selain itu, kamu juga bisa mengkombinasikan tanaman berbunga, berbuah dan berdaun indah agar taman vertikal terlihat lebih dinamis.

 

Artikel ini tentang:

donlod video proses pembuatan lemari ruang tamu, cara membuat box penyimpanan barang dari triplek, cara membuat rak dinding dapur dari pipa

loading...